5 Mantan Atlet Top Indonesia yang Terlupakan

Dia membawa Indonesia merebut dua medali emas dalam kejuaraan perahu naga Asia di Singapura, tiga medali emas dan satu perak di kejuaraan dunia perahu naga di Hong Kong, serta satu emas pada kejuaraan perahu naga Asia di Taiwan.
Sayang, prestasi tersebut tidak berarti apa-apa. Terlebih melihat perjalanannya.
Leni masih duduk di sekolah menengah ketika mengikuti pelatihan nasional. Dia diminta fokus ke olahraga, meski beberapa kali menanyakan status pendidikannya. Leni tenang karena dijanjikan mengikuti sekolah setelah selesai berkompetisi.
Ketika Leni meninggalkan pelatnas di usia 22 tahun, kepengurusan sudah berganti dan tidak mempedulikan nasib pendidikannya. Hanya dengan berbekal ijazah SD dan kejar paket B, dia kesulitan mendapatkan pekerjaan dan akhirnya menjadi buruh cuci.
Tidak hanya itu, salah satu putrinya menderita penyakit langka hingga harta miliknya harus dijual. Saking frustasinya, Leni sempat berniat piagam penghargaan yang dimiliki.

onlinegambling-free.com Situs bola, Berita Bola dan Tips Judi Bola Sumber: Liputan6