Ojek Daring Jadi Sponsor Liga 1?

Salah satu aplikasi transportasi daring atau online, Go-Jek, menjadi opsi sponsor utama Liga 1, kasta teratas liga sepak bola Indonesia, yang akan mulai bergulir per 15 April mendatang.
Hal ini terucap oleh Berlinton Siahaan, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) saat pertemuan dengan perwakilan klub di Markas Komando Strategis TNI Angkatan Darat (Makostrad), Kamis (16/3/2017).
“Go-Jek akan menjadi sponsor utama dan titel kompetisi. Ada juga beberapa sponsor lain yang tengah dijajaki,” ujar Berlinton seperti dilansir dari JUARA.
Kendati demikian, status sponsor itu tampaknya belum ketuk palu. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, mengatakan bahwa yang sudah pasti dari Liga 1 adalah jadwal kick-off.
“Pertemuan ini memastikan kick-off Liga 1 jatuh pada 15 April 2015. Soal jadwal dan sponsor, akan diinformasikan dalam dua pekan ke depan,” ujar Pangkostrad.
Penetapan sponsor memang vital dalam menggerakkan kompetisi. Apalagi, sponsor utama.
Sponsor utama biasanya berkaitan dengan nama kompetisi di dunia sepak bola Indonesia. Hal itu beberapa kali terjadi beberapa kali, setidaknya jika dihitung dari Liga Indonesia saat kompetisi amatir dan profesional digabung pada 1994.
Pada awal-awal liga, Dunhill dan Kansas bergantian menjadi sponsor kompetisi. Nama liga pun berubah sesuai nama sponsor.
Setelah itu ada Bank Mandiri dan Djarum Super. Terakhir, sebelum PSSI dibekukan oleh FIFA pada 2015, kompetisi kasta teratas tanah air mendapat sponsor dari Bank QNB tetapi hanya seumur jagung.
Selepas sanksi, turnamen sepak bola non-resmi pun tetap mendapatkan sponsor. Torabika menjadi penyokong utama dari Piala Jenderal Sudirman hingga Indonesia Soccer Championship 2016.

onlinegambling-free.com lotus4d Sumber: Kompas.com