Barcelona Tidak Terima Gabigol ke Inter Milan, Protes ke FIFA

Barca yakin, klub pemilik Gabigol, Santos melanggar kesepakatan dengan mereka; yang seharusnya mendapatkan hak pertama mendapatkan sang pemain. Untuk mengurus kasus transfer Gabigol dari Santos ke Inter, bahkan Barcelona berencana melayangkan protes resmi via FIFA.
Gabriel Barbosa yang disebut-sebut sebagai Neymar berikutnya tidak akan berlaga di LaLiga. Meskipun Barcelona disebut-sebut sudah hampir pasti mendapatkannya, sang pemain kelahiran 1996 ini justru bergabung ke Inter dengan transfer sebesar 30 juta Euro. Bagi Barca, lepasnya Gabigol itu menunjukkan curangnya Santos dalam bernegosiasi dengan mereka.
Pasalnya, Gabigol sebenarnya masuk dalam paket transfer Neymar tiga tahun silam. Santos dan Barcelona bersepakat, bahwa Barca berhak memberikan penolakan pertama atas nama Gabigol dan dua bintang muda Brazil lain, jika ada klub yang berminat. Jadi, andai sebuah klub menawarkan sekian juta Euro, selama Barca menolak dan membayar uang dalam jumlah sama, Santos tak berhak menjual Gabigol dan dua pemain tersebut.

Dalam kasus Gabigol ke Internazionale, Santos dianggap melanggar janji tersebut. Santos memang sudah memberi informasi tentang setoran Inter Milan kepada mereka. Tidak ada yang salah sampai di sana. Namun, dalam kesepakatan, Barca berhak memberikan penolakan pertama dalam waktu paling lambat tiga hari. Sementara, yang dilakukan Santos adalah, tanpa menunggu batas waktu tersebut, mereka langsung menjual Gabigol.
Bagi Barcelona, tindakan Santos tersebut adalah kecurangan dan pengkhianatan atas perjanjian sebelumnya. Oleh karena itu, klub Catalan bakal sangat serius. Mereka siap minta bantuan FIFA sebagai penengah dalam kasus ini. Artinya, secara tersirat, bisa saja transfer Gabigol ke Inter bakal batal. Atau jika tidak, Santos bakal terkena penalti membayar kompensasi untuk klub Catalan.

onlinegambling-free.com Situs bola, Berita Bola dan Tips Judi Bola Sumber: Sidomi