Dua pesepakbola muda Indonesia berlatih di Spanyol

Syukran Arabia Samual dan Andrian Rusdianto mendapat kesempatan yang diidam-idamkan banyak anak muda di Indonesia yakni berlatih di Spanyol. Keduanya bisa berlatih di negeri Matador itu karena mendapat beasiswa dari klub CDA Navalcarnero.Beasiswa tersebut tentu tak didapat dengan mudah. Mereka harus mengikuti trial terlebih dahulu di turnamen Football Barcelona Cup pada April 2016 lalu bersama Tim SBAI ( Sepakbola Anak Indonesia).Turnamen itu sendiri banyak disaksikan oleh scout atau pemandu bakat dari sejumlah klub Eropa. Saat itulah ada scout dari Atletico Madrid, Getafe dan Navalcarnero yang tertarik pada kedua remaja berusia 13 tahun tersebut.Pada akhirnya, Syukran dan Andrian gabung dengan Navalcarnero karena tim itu melakukan pendekatan dengan lebih serius pada mereka. Klub divisi 3 di Spanyol itu lantas memberikan beasiswa untuk berlatih bersama mereka selama tiga tahun.Beasiswa tersebut kontan membuat keduanya merasa sangat bahagia. Sebab mereka nanti akan mendapat pengalaman yang berharga di Spanyol.”Yang jelas senang sekali, kerja keras saya tidak sia-sia. Saya akan menimba ilmu yang pasti belum pernah saya dapatkan di sini. Ini menjadi awal bagi saya, semoga saya bisa sukses di sana,” seru Andrian sebelum bertolak ke Spanyol, Selasa (28/2/2017).Syukran sendiri juga merasa senang. Akan tetapi, meski sempat sedikit terhalang karena orang tuanya enggan berpisah, dia bisa meyakinkan keduanya bahwa dia akan baik-baik saja di Spanyol.”Orangtua sebenarnya berat melepas saya. Tapi saya sudah bertekad bahwa saya bisa menjadi pemain sukses di masa depan,” seru pemain kelahiran Bogor ini.Meski akan berlatih selama tiga tahun di negeri asing yang jauh dari tanah air, baik Syukran maupun Andrian tetap akan menjalani pendidikan sekolah formal. Mereka juga menegaskan tak akan kesulitan beradaptasi soal makanan dan cuaca di negeri Matador tersebut.Andrian dan Syukran terbang ke Spanyol melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (28/02). Perwakilan Kemenpora, yaitu Arifin Madjid Asdep Pengelolaan Olahraga dan Pendidikan juga ikut melepas keberangkatan kedua pemain muda tersebut.Sementara itu, ayah dari Arabia yaitu Azis Samual mengaku bahwa dirinya cukup keberatan melepas putranya tersebut. Sebab dia lebih suka Syukran fokus ke pendidikan. Namun Aziz mengatakan dirinya rela melepas sang anak lantaran menyadari bahwa bakat anaknya akan sia-sia jika dibiarkan begitu saja.”Saya sebenarnya ingin Arabia fokus di pendidikan. Tapi dia sangat senang olahraga sepakbola. Kami sebagai orangtua hanya mendukung karena dia juga memiliki bakat. Jadi kami hanya berdoa supaya apa yang dia cita-citakan bisa tercapai,” ujar Azis.”Kesempatan ini juga nantinya bisa membuat Arabia suatu saat nanti masuk ke timnas Indonesia. Saya berharap bakatnya bisa berkembang dengan baik,” pungkasnya. (fit/asa)

onlinegambling-free.com agen domino Sumber: Merdeka.com