Festival Tabot Bengkulu Digelar Awal Oktober

Bengkulu – Festival Tabot 2016, akan digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Bengkulu, pada tanggal 2-12 Oktober mendatang. Acara kalender tetap Disparbud Bengkulu yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Bengkulu, akan mengikutsertakan 10 kabupaten dan kota di provinsi itu. Kepala Disparbud Bengkulu Rudy Perdana kepada SP, Jumat (9/9), dalam Festival Tabot selain mempertandingkan berbagai atraksi seni budaya juga akan diadakan pasar rakyat guna memeriahkan festival kelender tetap Disparbud Bengkulu tersebut. Disparbud Bengkulu akan mengundang sejumlah provinsi di Tanah Air, seperti Sumsel, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, dan beberapa provinsi di kawasan timur untuk berpartisipasi dalam acara bazar murah. Sebab, dalam bazar ini juga akan dipamerkan berbagai produk unggulan lokal dan UKM dari berbagai daerah di Tanah Air. “Surat undangan untuk mengikuti Festival Tabot 2016 Bengkulu, akan segera kita kirimkan ke sejumlah provinsi di Tanah Air agar mereka ikut meramaikan festival pariwisata Bengkulu tersebut,” ujarnya. Dalam Festival Tabot ini, kata Rudy Perdana pihaknya akan menyiapkan ratusan unit stand di arena bazar atau pasar rakyat untuk sejumlah provinsi yang diundang berpartisipasi dalam acara tersebut. “Kita berharap provinsi yang kita undang dapat mengirimkan utusanya untuk mempromosikan berbagai produk unggulan lokal dan produk UKM dalam bazar tersebut, sehingga Festival Tabot tahun ini lebih meriah dari tahun lalu,” ujarnya. Rudy menambahkan Festival Tabot ini selain bertujuan melestarikan seni budaya Bengkulu, dan sekaligus memperkenalkan ke masyarakat luar juga dalam rangka mempromosikan pariwisata dan seni budaya setempat ke tingkat nasional dan internasional. Dengan demikian, diharapkan tingkat kunjungan wisata asing dan nusantara akan meningkat ke Bengkulu di masa mendatang. Karena itu, Festival Tabot akan dikemas sebaik mungkin agar wisatawan manca negara dan nusantara tertarik datang ke daerah ini di masa mendatang. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan manca negara dan nusantara ke Bengkulu, maka berbagai usaha masyarakat akan berkembang dan maju, khususnya produk cindra mata, dan makanan tradisional Bengkulu, akan laku keras sebagai oleh-oleh wisatawan saat kembali ke daerahnya. Sebelumnya Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti mengatakan, Festival Tabot harus dikemas sebaik mungkin agar orang luar tertarik untuk menyaksikan acara tahunan ini. Dengan demikian, setiap pelaksanaan Festival Tabot turis lokal akan ramai datang ke daerah ini. “Jadi, Festival Tabot mulai tahun ini harus dikemas sebaik mungkin, sehingga orang semakin tertarik untuk menyaksikan acara ini. Saya yakin kalau Festival Tabot dikelolah dengan penuh kreasi, maka orang luar akan penasaran untku menyaksikan acara seni budaya ini,” ujarnya Usmin/JEM Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu