Tunggakan Jamkesda Pemkab Bekasi Capai Rp 20,6 Miliar

Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, mengakui masih memiliki tunggakan utang jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) sebesar Rp 20,6 miliar. Utang tersebut merupakan akumulatif selama dua tahun terakhir, 2015 dan 2016. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, H Uju, menerangkan, Pemkab menunggak Jamkesda pada beberapa rumah sakit swasta dan rumah sakit daerah. “Tidak hapal, rumah sakit mana saja yang memiliki piutang Jamkesada tersebut,” ujar Uju, di Bekasi, Senin (29/8). Meski begitu, kata dia, berdasarkan data yang diterimanya pada tahun 2015 jumlah utang Jamkesda mencapai Rp 8,5 miliar dan 2016 mencapai Rp 12,1 miliar. “Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran di APBD Perubahan 2016 untuk membayar utang Jamkesda,” katanya. Uju memastikan, akan ada pembayaran pada APBD Perubahan 2016 ini sehingga layanan kesehatan di rumah sakit yang memiliki piutang bisa beroperasional dengan normal. Dengan nilai total utang tersebut, terdata ada sebanyak 468.000 jiwa yang memanfaatkan dana Jamkesda di Kabupaten Bekasi. Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, mengkui ada kesalahan komunikasi Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan DPRD Kabupaten Bekasi. “Selama ini Dinas Kesehatan tidak pernah melaporkan masalah tunggakan kepada kami,” ungkap Nyumarno. Namun, Nyumarto memastikan, pemerintah daerah akan melunasi utang tersebut dengan dana APBD Perubahaan 2016. Mikael Niman/FER Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu