Bantai Mitra Kukar, Persib Melaju ke Laga Puncak Piala Presiden

Metrotvnews.com, Soreang: Persib Bandung melaju ke final Piala Presiden 2015 usai menang agregat 3-2 atas Mitra Kukar di babak semifinal. Kepastian Persib lolos didapat usai menang dengan skor 3-1 atas Mitra Kukar pada leg kedua di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu 10 Oktober. Pertandingan berjalan seru pada babak pertama. Jumlah gol menjadi indikatornya. Hanya pada 45 menit awal, empat gol sudah diciptakan kedua tim. Tiga gol dibuat Persib dan satu gol dilesakkan Mitra Kukar. Baca juga Negosiasi Berjalan Rumit, Persib Batal Pulangkan Makan Konate Banjir Tawaran, Zulham Zamrun Isyaratkan Bertahan di Persib Menolak Perpanjangan Kontrak di Sabah FA, Dedi Kusnandar Pilih Kembali ke Persib Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Tim Maung Bandung unggul terlebih dahulu pada menit ketujuh. Skuat asuhan Djadjang Nurdjaman pantas berterima kasih kepada bek Mitra Kukar, O.K John. Berkat kesalahannya yang menyundul bola ke gawang sendiri, Persib jadi unggul 1-0. Mitra Kukar langsung bereaksi positif usai kebobolan. Satu menit setelah John melakukan bunuh diri, Mitra Kukar sukses menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Carlos Raul. Winger Mitra Kukar, Hendra Bayauw pantas diberi kredit. Berkat akselerasi serta umpan matangnya ke kotak penalti, Raul jadi mudah melesakkan bola ke dalam gawang. Skor 1-1 membuat Persib berada dalam tekanan. Maklum, Persib harus mencetak dua gol tambahan jika mau lolos ke final. Situasi itu terjadi karena Mitra Kukar masih unggul agregat 2-1 usai menang 1-0 pada leg pertama. Hebatnya, para pemain Persib terlihat tidak panik walau kalah agregat. Secara konsisten, Firman Utina dkk terus berusaha menggendor pertahanan Naga Mekes sembari melihat celah untuk mencetak gol kedua. Suporter Maung Bandung yang memadati Si Jalak Harupat akhirnya bersorak ketika laga memasuki menit ke-20. Ketika itu, Persib sukses mencetak gol kedua sekaligus menyamakan agregat melalui sepakan Atep dari jarak dekat. Gol berawal dari kesalahan kiper Mitra Kukar, Rivky Mokodompit mengantisipasi sepakan keras gelandang Persib, Makan Konate dari luar kotak penalti. Lantaran tidak melakukan tangkapan dengan baik, bola yang bergulir di kotak penalti akhirnya disambar Atep. Persib akhirnya berhasil mencetak gol ketiga pada laga ini sekaligus mengubah agregat menjadi 3-2 usai Ilija Spasojevic sukses melesakkan bola ke dalam gawang pada menit ke-26. Gol bermula dari tendangan sudut yang dieksekusi oleh Firman Utina dari sisi kiri. Beruntung bagi Persib, bola langsung mengarah ke Spasojevic yang tidak dikawal dengan ketat di dalam kotak penalti. Dengan sekali sentuhan, eks striker Pelita Bandung Raya itu sukses menyepak bola yang menghujam gawang Mitra Kukar. Kedua tim silih berganti melakukan serangan dan menciptakan sejumlah peluang pada sisa babak pertama. Namun tak ada gol tambahan yang mampu tercipta hingga wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda interval pertama usai. Persib tidak mengendurkan serangan pada babak kedua. Situasi ini menyulitkan Mitra Kukar untuk memperkecil kedudukan. Alih-alih menyerang, tim Naga Mekes justru dipaksa bertahan dan hanya diberi kesempatan menggebrak lewat skema serangan balik. Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra bereaksi melihat timnya terus ditekan. Pada menit ke-58, Jafri memutuskan untuk mengubah taktik dengan menarik Guy Junior dan Michael Orah ke luar. Posisi keduanya ditempati oleh Rachmat Afandi serta Mahdi Fahri Albaar. Sial bagi Mitra Kukar. Strategi anyar Jafri tidak berjalan sesuai harapan. Persib masih bisa menguasai pertandingan dan menciptakan peluang berbahaya. Salah satunya dibuat oleh Spasojevic pada menit ke-62. Namun gol tidak tercipta karena sepakannya melenceng dari sasaran. Mitra Kukar baru bisa mengontrol pertandingan ketika laga memasuki menit ke-80. Tepatnya usai gelandang Persib, Hariono diusir wasit lantaran menerima kartu kuning kedua. Akan tetapi, Mitra Kukar hanya bisa berlama-lama dengan bola tanpa menciptakan peluang berbahaya. Situasi ini terjadi lantaran pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman sudah mengantisipasi serangan lawan dengan memainkan taktik “parkir bus”. Strategi Djadjang berjalan dengan baik lantaran Taufiq serta Dedi Kusnandar yang dimainkan pada menit ke-82 untuk menggantikan Zulham Zamrun serta Atep tampil impresif mengawal lini belakang. Ketidakmampuan Mitra Kukar mencetak gol tambahan pada sisa pertandingan membuat Persib akhirnya bersorak ketika peluit panjang babak kedua dibunyikan. Dengan kemenangan 3-1, Persib berhasil melaju ke final Piala Presiden 2015. Lawan tim Maung Bandung masih belum diketahui mengingat leg kedua semifinal lainnya, Sriwijaya FC vs Arema Cronus baru berlangsung pada Minggu 11 Oktober. (HIL)

Sumber: MetroTVNews