Claudio Ranieri Dipecat, Gary Lineker Menangis!

Tak terkecuali Gary Lineker, eks pemain Timnas Inggris dan Leicester yang mengaku sampai menangis terhadap keputusan salah yang dibuat oleh mantan klubnya itu dengan memecat manajer terhebat dalam sejarah mereka.
Ya, kisah manis antara Leicester dan Ranieri memang sudah resmi berakhir. Adalah kalahnya Leicester di markas Sevilla dalam pertandingan Liga Champions kemarin yang membuat petualangan Ranieri di King Power Stadium berakhir dengan cara yang tidak mengenakkan. Padahal, siapa pun tahu bahwa musim lalu Ranieri adalah bintang utama dalam keberhasilan Leicester menjuarai Liga Inggris.
Tak sedikit pihak yang menyesalkan keputusan Leicester mendepak manajernya tersebut. Setelah sebelumnya ada Jose Mourinho, kini giliran Lineker yang merasa sangat bersedih karena keputusan yang dibuat Leicester tak hanya membuat dirinya menangis, tapi juga semua orang yang mencintai sepakbola.
Semalam, saya sampai menangis. Saya menangis untuk Claudio, saya menangis untuk sepakbola, dan saya menangis untuk klub saya. Bagi saya, itu adalah keputusan yang sulit dijelaskan bagi mereka yang mencintai olahraga ini. Barangkali kalian menebak bahwa itu adalah keputusan yang panik, tapi bagi saya itu adalah keputusan yang salah besar, tegas Lineker.
Lineker sendiri dalam sejarahnya adalah pemain didikan akademi Leicester dan sempat membela tim utama pada 1978-1985. Setelahnya, ia pindah ke Everton dimana performa bagusnya disana membawanya bisa membela Barcelona dan kemudian Tottenham Hotspur sebelum mengakhiri karir di Nagoya Grampus Eight pada 1994.
Sementara Leicester sendiri kini sudah harus mulai terbiasa hidup tanpa Ranieri. Ujian berat sudah harus mereka jalani di pekan ini saat mereka dijadwalkan menjamu Liverpool di King Power Stadium.

onlinegambling-free.com www sbobet Sumber: Sidomi