Suriah Bantah Tentara Iran Bantu Assad Perangi Mujahidin

Rimanews – Salah seorang menteri Suriah membantah keterlibatan tentara Iran di negara tersebut untuk membantu rezim Bashar al-Assad memerangi kelompok-kelompok yang ingin menggulingkannya. Menteri Penerangan Suriah Omran Az-Zoubi pada Rabu (10/06/2015) membantah laporan mengenai keberadaan pasukan Iran yang berperang di tanah Suriah, demikian laporan stasiun televisi pan-Arab, Al-Mayadeen . Baca Juga Erdogan Jilat Ludahnya Sendiri Rusia Kaget Dengar Erdogan Ingin Gulingkan Bashar Al-Assad Serangan Pemerintah Tewaskan Puluhan Warga Sipil Aleppo Rezim Assad Tangkap 500 Pria Aleppo Kekalahan di Aleppo Bukan Akhir Revolusi, Kata Oposisi “Tak ada pasukan Iran di wilayah Suriah dan hubungan antara Damaskus dan Teheran mendalam dan kokoh,” kata Az-Zoubi dalam wawancara dengan stasiun TV Al-Mayadeen , sebagaimana dikutip Xinhua . Pernyataan menteri itu dikeluarkan saat laporan asing mengatakan ribuan petempur Irak dan Iran tiba di Suriah untuk membantu tentara Suriah memerangi mujahidin, kebanyakan di sekitar Ibu Kota Suriah, Damaskus. Kendati tentara Suriah belum lama ini telah mengalami kemunduran di bagian utara dan selatan negeri tersebut, menteri itu menegaskan, “Militer Suriah masih kuat dan mampu menyelesaian masalah.” Az-Zoubi juga menggarisbawahi Presiden Assad sebagai “kunci bagi penyelesaian”. Az-Zoubi juga mengatakan belum terlambat bagi dialog politik dan perujukan di Suriah, dan menekankan dialog politik adalah penyelesaian untuk menghadapi kelompok-kelompok yang hendak menggulingkan Assad. Konflik Suriah meletus pada Maret 2011 dengan protes anti-pemerintah. Setelah tindakan keras pemerintah di Damaskus, protes itu berubah menjadi perang saudara yang kini telah menewaskan lebih dari 230.000 orang, kata kelompok pemantau yang berkantor di Inggris, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Konflik Suriah , Bashar al-Assad , Tentara Iran , timurtengah , Internasional

Sumber: RimaNews