DPR Minta Pemerintah Tarik Buku Penyembah Setan

Rimanews – Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq meminta pemerintah bertindak tegas terkait beredarnya buku “Penyembah setan” berisi ajaran ilmu hitam. Seperti dikabarkan, saat ini beredar sebuah kitab suci aliran penyembah setan yang dijual di pasaran. Bahkan, buku yang ditulis oleh pendiri Gereja Setan, Anton Szandor LaVey terpampang jelas di rak buku Toko Buku Kinokuniya, Grand Indonesia, Jakarta. Baca Juga DPR Minta Polri Netral dan Profesional KPK Tetapkan Anggota DPR Golkar Tersangka Gedung DPR Dijaga Ketat Jokowi: Sanksi Bagi Koruptor Belum Berikan Efek Jera Novanto Janji Kerja Keras “Menurut saya buku-buku yang disekiranya penyebab pengahancuran moral dan tak sesuai moral bangsa kita perlu ada kehadiran negara menarik buku-buku itu,” ujar Maman Imanulhaq kepada Rimanews.com, Jakarta, Rabu (6/1/2016). Selain itu, Maman juga meminta kepada aparat penegak hukum supaya jangan takut ikut mengawasi peredaran buku tersebut. Kalau perlu, aparat pun menarik buku-buku yang dapat merusak generasi bangsa. “Negara harus hati-hati. Aparat jangan ketakutan, kita harus ambil sempel kalau isinya enggak bermutu merusak bangsa harus ditarik,” tegasnya. Meski demikian, politikus PKB ini menyadari di saat ini bacaan yang merusak moral masyarakat bukan hanya dari buku tetapi juga dari internet. Dia meminta kepada seluruh masyarakat supaya menjadi pembaca yang cerdas. Selain itu, Maman mengimbau kepada orangtua untuk lebih terbuka mendiskusikan banyak hal kepada anak-anak. “Ini problem kita dengan peredaran informasi harus ekstra turun tangan orangtua dan guru,” tutupnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : penyembah setan , Buku , DPR , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews