Ayahnya Dipenjara, Cavani Tinggalkan Timnas Uruguay?

Situs Bola VIVA.co.id – Situasi tak menguntungkan dialami timnas Uruguay jelang laga perempatfinal Copa America 2015. Melawan Chile, Rabu 24 Juni 2015 atau Kamis pagi WIB, Uruguay terancam tanpa striker andalannya, Edinson Cavani. Bukan cuma sampai perempatfinal, jika lolos ke babak selanjutnya, kemungkinan besar Cavani juga tak bisa membela Uruguay lagi. Bukan karena cedera, melainkan faktor keluarga. Saat ini, ayah Cavani, Luis, tengah berurusan dengan kepolisian. Senin 22 Juni 2015 malam waktu setempat, Luis berkeliling kota Salto dengan saudara Cavani. Dalam perjalanan pulang, Luis menabrak seorang pemuda 19 tahun yang mengendarai sepeda motor. Kecelakaan ini menewaskan si pemuda. Motor yang dikendarainya pun rusak parah. Dilansir Daily Mail , anggota keluarga lain langsung menelepon Cavani soal insiden yang menimpa Luis. Setelah mengetahuinya, El Matador langsung menemui pelatih timnas Uruguay, Oscar Tabarez. Kepada sang pelatih, Cavani mengaku saat ini mentalnya tengah terganggu akibat masalah yang menimpa ayahnya. Tabarez pun memberikan izin kepada Cavani jika ingin pulang lebih awal. “Kami sudah berbicara dengan dia dan memberikan dukungan. Tapi, pernyataan lain tentang pribadinya hanya bisa keluar dari mulutnya. Sudah pasti dia terpengaruh. Semua orang pasti akan terganggu jika mengalami hal yang sama. Biarkan waktu berlalu, hingga dia bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada,” kata Tabarez. Sampai sekarang, Cavani belum bicara ke media terkait masalah yang menimpanya. Belum diketahui pula apakah striker Paris Saint Germain tersebut bakal pulang atau tetap bersama timnas Uruguay. (one)

Sumber: VivaNews